Kotak Pencari Artikel Tauhid

Aurat dan Jilbab

0 komentar
Aurat dan Jilbab., Aurat adalah sesuatu yang menimbulkan suatu keinginan ,membangkitkan nafsu angkara murka, sedangkan ia mempunyai kehormatan yang di bawa oleh rasa malu supaya ditutup dengan rapi,dan dipelihara agar tidak mengganggu manusia lainya serta tidak menimbulkan kemurkaan, padahal ketentraman hidup maupun kedamaian haruslah dipelihara sebaik-baiknya. Aurat hanya di dapat dalam diri mahkluk hidup yang bernama manusia,sebab manusia itulah penilai yang bisa mempertimbangkan arti hidup. Ia memiliki rasa dan perasaan,ia memiliki sifat cemburu, ia diberikan hak milik pribadi dan bertugas memelihara kesucian dan kebersihan hidup berkeluarga dan bermasyarakat. Manusia adalah mahkluk yang sadar dapat membedakan kecantikan dari yang buruk dan yang jelek. Dan ia pun memegang peranan dalam menentukan sikap hidup yang dapat diterima menurut perspektif syariat-syariat Islam. Dan manusia itu adalah mahkluk yang memiliki watak dan naluri yang dapat mengukur ketinggian rasa,karsa dan karya. Maka,manusia itu adalah jiwa yang besar pengaruhnya dalam mewujudkan ketentraman hidup dan menjaga kehormatan ahklak dan budi pekerti manusia itu sendiri. <<< Next >>>

.....
READ MORE - Aurat dan Jilbab

Sinopsis ; Tamparan Illahi

0 komentar
Tamparan Illahi “ Allah Swt berfirman didalam Al Quran surat Al Anfaal ayat 25 “ Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksa-Nya”. Memahami ayat Al Quran diatas mengingatkan kita pada serentetan musibah dan bencana alam yang datang tiada henti akhir-akhir ini. Kedatanganya pun tidak memandang waktu dan tempat bahkan dikatakan tidak menimpa orang-orang yang zalim,ingkar dan kafir saja. Jelas hal ini sangat menakutkan kita semua apalagi hidup ditengah masyarakat yang majemuk dan heterogen serta perbedaan yang beragam termasuk perbedaan aliran kepercayaan (agama),social budaya dsb, ditambah dengan semakin bebas berkembangnya budaya-budaya luar yang semakin memperparah akhlak anak bangsa. Mungkinkah Allah yang memiliki semuanya sudah murka ? atau alam yang kita diami ini sudah tidak inginkan keberadaan kita lagi ? lantaran muak melihat tingkah pola kita. Coba, kita mundurkan pikiran sesaat,tentang hari-hari yang telah kita lalui,tentang kelestarian alam yang telah kita rusak,tentang perintah Allah yang sering kita lalaikan bahkan kita lupakan dengan sengaja. Sehingga musibah dan bencana yang menghentakan kita semua akan dapat membawa kita pada kesadaran dan keinsyafan, serta selalu melakukan introspeksi diri,sadar diri bahwa kita ini adalah kecil dimata Allah dan hanya Allahlah yang maha besar dan maha perkasa. >>> Next >>>

....
READ MORE - Sinopsis ; Tamparan Illahi

Sinopsis ; Pentingnya Ilmu Dalam Beramal

0 komentar
Pentingnya Ilmu Dalam Beramal “Rasulullah Saw pernah menginggatkan perihal prilaku tercela melalui hadisnya yang di riwayatkan oleh Imam Bukhari. Beliau Saw bertanya pada para sahabat tahukah kalian siapa yang disebut dengan Muflis atau orang bangkrut itu ?. Para sahabat menjawab, mereka adalah yang tidak berharta. Rasulullah Saw meluruskan jawaban itu dan bersabda. “Orang-orang yang bangrut dari umatku adalah mereka yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala seperti pahala shalat, puasa,zakat dsb, tetapi ia juga datang dengan membawa dosa-dosa karena ia menyimpan berbagai macam sifat dan perilaku tercela, menghina orang lain,memakan harta orang lain secara bathil, menuduh negatif orang lain,mengalirkan darah dan perilaku negatif lainya. Lantas segala pahala kebaikan yang ia miliki akan dialihkan pada mereka yang pernah ia sakiti. Bila pahalanya telah habis dan kesalahannnya masih menumpuk,maka dosa orang-orang yang ia salahi akan di bebankan padanya.Hingga akhirnya ia di lemparkan kedalam neraka jahanam”. ( HR Muslim). >>> Next >>>


....

.
READ MORE - Sinopsis ; Pentingnya Ilmu Dalam Beramal

Sinopsis ; Mencari Nilai Keikhlasan

1 komentar
Mencari Nilai Keikhlasan IKHLAS atau mengikhlaskan menurut bahasa berarti memurnikan atau mengaslikan,dibersihkan/disterilkan dari segala sesuatu yang akan membuatnya menjadi kotor. Sedangkan dalam istilah syarak Ikhlas di kenal dengan memurnikan niat atau memotivasi keagamaan dalam jiwa dari segala unsur luar yang akan mempengaruhinya. Dalam usaha beramal ibadah baik secara khusus (mahdah) atau ibadah secara umum (gairu mahdah), sederhana dalam kalimatnya yaitu Lillahita’alla (hanya karena ALLAH Semata). >>> Next >>>

.
READ MORE - Sinopsis ; Mencari Nilai Keikhlasan

Sinopsis ; Mempertanggungjawabkan Amanah

0 komentar
Mempertanggungjawabkan Amanah Al Quran nul karim menjelaskan bahwa segi kezaliman dan kebodohan yang sering diperbuat manusia adalah mau menerima bahkan mencari dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk mendapatkan tugas/amanah,tetapi setelah didapat tidak mau melaksanakanya atau menunaikanya dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt dalam Qs Al Ahzab-72.“ Sesungguhnya kami pikulkan amanah kepada langit dan bumi dan gunung-gunung semuanya enggan memikulnya dan rasa khawatir akan kesanggupanya dan diterima oleh manusia, sayang manusia itu zalim dan jahil”. Firman Allah diatas menjelaskan betapa manusia itu telah diberikan kepercayaan untuk menerima amanah dari Allah Swt,yang masing-masingnya sudah menurut ukuran,kekuatan dan kedudukannya ditengah-tengah kehidupan dimuka bumi ini. Memikul amanah yang harus dipenuhi dan dipelihara untuk selanjutnya dipertanggungjawabkan. >>> Next >>>

.
READ MORE - Sinopsis ; Mempertanggungjawabkan Amanah
 
Minima 4 coloum Blogger Template by Beloon-Online.
Simplicity Edited by Ipiet's Template